Updated : Aug 08, 2021 in Bisnis dan Ekonomi

Contoh Surat Resign yang Baik dan Benar

Resign dari perusahaan memang tidak bisa sembarangan resign. Seorang karyawan harus menyerahkan surat resign ke pihak yang berkepentingan. Bila tidak, bisa berdampak pada masalah hukum. Karena UU Ketenagakerjaan pun mengatur sampai pada resign si karyawan.

Seperti yang dilansir di laman Glints, setidaknya, bila tidak memberikan surat resign (pengunduran diri), karyawan tidak bisa:

  • Nama bisa dicap buruk di banyak perusahaan lain
  • Tidak mendapat surat rekomendasi kerja
  • Sisa gaji tidak dibayar
  • Susah masuk ke anak perusahaan terkait

Pastikan, bila memang tidak ada jalan mediasi soal resign/pengunduran diri, bisa menguajukan ke Kementrian Tenaga Kerja. Padahal, resign dianggap penting mengingat masalah keselamatan hidup dirinya, misalnya.

Namun, perusahaan juga sudah membuat aturan tersendiri yang membuat seseorang tidak bisa mengajukan surat resign seenaknya, apalagi tanpa surat resign.

Contoh Surat Resign Yang Baik Dan Benar

Berikut adalah contoh surat resign yang bisa jadi dianggap baik dan benar untuk semua perusahaan. Ide tulisan diambil dari laman Suara.com.

Cirebon, 14 Mei 21

Kepada 
Yth. Pimpinan
PT. Jaya Kedepan
Cirebon

Yang bertanda tangan di bawah ini: 

Nama : Muhammad Elbuy
Alamat : Jl. Merdeka, No.3 Jakarta Pusat
Jabatan : Operasional (Sesuaikan dengan nama jabatan yang seharusnya)

Melalui surat ini, saya memiliki tujuan untuk mengajukan permohonan pengunduran diri dari jabatan di perusahaan Bapak/Ibu, terhitung pada tanggal 1 Juni 2021.

Saya ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada perusahaan Bapak/Ibu karena sudah memberikan mempercayaan kepada saya untuk bekerja di perusahaan Bapak/Ibu.

Saya mendapatkan banyak pengalaman berharga, juga bimbingan terbaik yang sudah diberikan secara langsung maupun tidak langusng di perusahaan Bapak/Ibu.

Saya ingin memintamaaf sebesar-besarnya karena tidak bisa lagi menjadi bagian dari tim perusahaan Bapak/Ibu di kemudian hari.

Besar harapan saya, semoga perusahaan Bapak/Ibu selalu menjadi perusahaan yang tetap terbaik.

Demikian surat pengunduran diri dari saya. Saya buat dengan penuh kesadaran dan berdasdarkan keinginan saya sendiri, tanpa ada paksaan dari siapapun

Hormat saya,
tanda tangan
(
Mukhamad Elbuy)

Persiapkan Pengunduran Diri Yang Baik dan Benar

Tentunya, sebelum membuat surat resign, artinya berniat mengundurkan diri dari pekerjaan, si karyawan melakukan langkah-langkah yang diperlukan sebelum pembuatan dan pengajuan surat resign. Jadi, tidak bisa sembarangan menentukan kapan waktu resign.

  • Mendiskusikan dengan Atasan

Seorang atasan biasanya memiliki bawahan kepercayaan. Bawahan kepercayaan biasanya bekerja dengan baik yang menguntungkan perusahaan. Bagaimana nasib perusahaan bila karyawan kepercayaan berhenti bekerja? Tentunya, si atasan belum tentu mendapat karyawan baru yang sesuai atau yang diperlukan perusahaan.

Maka dari itu, apapun kondisi karyawan di mata atasan, perlu melakukan diskusi dengan atasan. Hal ini juga bentuk kesopanan karaywan pada atasan.

  • Memperjelas Tujuan Resign

Bukan hanya PHK atau dipecat yang membuat sakit hati seseorang yang menimpanya. Pengunduran diri atau resign juga bisa membuat pemilik atau pengelola perusaan pun bisa merasa bersedih bahkan kecewa karena karyawan terbaiknya mau berhenti dengan alasan spele: bosen.

Jadi, sekiranya, bila mau resign, harus membuat alasan kuat terlebih dahulu, mengapa harus berhenti dari pekerjaan. Kalau seorang wanita, alasan yang masuk akal bisa karena mau mengurus anak, misalnya.

  • Cek Kontrak

Pastikan juga, apakah karyawan berstatus kontrak atau bagaimana. Bila memang berstatus kontrak, pastikan melihat waktu berakhirnya kontrak. Perusahaan tidak akan memberikan izin bahkan bisa menjadi masalah hukum jika si karyawan memaksa resign.

  • Patuhi Aturan Resign Diri di Perusahaan terkait

Karyawan lama atau karyawan yang sudah memahami perusahaan pastinya akan tahu aturan resign. Karena, resign sendiri bisa merugikan perusahaan itu sendiri. Jadi, perusahaan pun membuat aturan resign.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *